Minggu, April 26, 2009

MU Makin Pede Jadi Juara

Manchester United (Reuters)Kemenangan 5-2 yang diraih Manchester United atas Tottenham Hotspur membuat mereka tetap unggul atas Liverpool di klasemen sementara. 'Setan Merah' pun percaya diri bisa merengkuh gelar juara. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Minggu (26/4/2009) dinihari WIB, MU sempat tertinggal 0-2 di babak pertama. Namun mereka bangkit dengan mencetak lima gol di paruh kedua. Hasil itu membuat MU mengoleksi poin 77, atau unggul tiga angka atas Liverpool yang berada di posisi dua. Posisi pasukan Sir Alex Ferguson ini juga sedikit lebih bagus karena mereka masih menyimpan satu laga untuk dimainkan. Artinya, kalau menang jarak dengan The Reds bisa semakin lebar. Wayne Rooney menyebut, keadaan ini membuat kepercayaan diri timnya bertambah. Rooney pun yakin bahwa kini tinggal bagaimana ia dan rekan-rekannya memanfaatkan situasi ini dengan sebaik-baiknya. "Kami tahu bahwa kami berada dalam posisi yang menguntungkan. Kami memiliki lima pertandingan tersisa dan semuanya kini tergantung kami," ujarnya kepada Setanta Sports. "Sangat penting untuk meraih kemenangan atas Spurs dan tetap berada di puncak klasemen dengan jarak tiga poin. Hal itu memberikan kami keyakinan dan kepercayaan diri jelang pertarungan melawan Arsenal (di Liga Champions) pada hari Rabu."

Tak Ada Torres, Kuyt Pun Jadi

AFP/Paul EllisSemua orang tahu kalau Fernando Torres adalah mesin gol Liverpool. Kalau El Nino tidak kunjung mencetak gol, The Reds tak perlu khawatir karena ada Dirk Kuyt yang bisa dijadikan tumpuan untuk mendulang gol. Hal itu ditunjukkan Kuyt saat mengantar Liverpool menekuk Hull City 3-1, Sabtu (25/4/2009). Berduet dengan Torres di lini depan, Kuyt membuktikan dirinya tak kalah hebat dengan rekannya yang asal Spanyol itu dan tampil sebagai pahlawan tim dengan sumbangsih dua golnya. Raihan tiga poin itu juga menjadi modal penting bagi pasukan Anfield itu dalam menjaga persaingannya dengan Manchester United dalam perebutan gelar juara Liga Inggris musim ini. The Kop punya 74 poin saat ini, berselisih tiga dengan MU di puncak klasemen yang masih mempunyai satu laga tersisa. Yang spesial, sepasang gol dari striker Belanda itu diraihnya dalam penampilan ke-100 bersama Liverpool di ajang Liga Inggris. Semenjak hijrah dari Feyenoord tahun 2006, pemain usia 28 tahun itu telah menelurkan 25 gol selama mengenakan kostum merah-merah. Sebuah pencapaian gol yang terasa kurang menggigit bila dibandingkan semasa ia berkarir di Feyenoord, di mana dalam jumlah penampilan yang sama Kuyt mampu mendulang 71 gol. Reposisi dari striker menjadi winger bisa jadi sebab kenapa Kuyt sulit untuk mencetak banyak gol selama merumput di Liga Inggris. Namun itu semua tak mengurangi rasa bangga sang manajer Rafael Benitez kepada pengkoleksi 51 caps bersama timnas Belanda itu. Bagi Rafa, Kuyt adalah seorang pemain yang mempunyai etos kerja yang kuat dan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk Liverpool. "Semua orang yang ada di klub ini harus lah bangga karena Kuyt adalah seorang profesional fantastis yang selalu bekerja keras. Sangat bagus untuknya untuk mencetak gol di penampilan ke-100nya. Sangat positif, saya bangga kepadanya," pungkas Rafa. Jadi tunjukkan terus kerja kerasmu, Kuyt!

Fergie: Kuncinya Ada di Tevez

AFP/Andrew YatesManchester United bangkit dari ketertinggalan 0-2 menjadi kemenangan 5-2 saat menghadapi Tottenham Hotspur. Kunci kemenangan 'Setan Merah' adalah Carlos Tevez. Kok bisa? Itulah pendapat manajer MU, Sir Alex Ferguson. Permainan buruk yang diperlihatkan Wayne Rooney dkk di babak pertama memperoleh hukuman dengan Spurs mampu menutup 45 menit pembuka ini dengan keunggulan 2-0. Namun masuknya Tevez mengubah wajah permainan MU. Meski tidak mencetak gol malam ini, kehadiran penyerang Argentina itu dengan kerja keras kerjasamanya dengan pemain depan lain terbukti mampu menghela MU. "Di babak pertama, kami bermain terlalu pelan," komentar Ferguson kepada MUTV seusai pertandingan. "Tetapi masuknya Carlos Tevez membuat antusias semua orang, termasuk para pendukung. Dia memenangkan kami. Dia mengubah permainan, meski semua orang memainkan perannya," papar Fergie lagi. Rooney yang mencetak dua gol juga kebagian sanjungan dari Fergie. Gairah dan rasa laparnya akan gol telah turut menyemangati rekan-rekannya di lapangan. Memasuki lapangan di babak kedua dalam keadaan tertinggal 2-0 tidak pernah mudah. Tetapi berkat kerja keras dan semangat tak mau menyerah, MU akhirnya menang dan mengambil kembali tahta teratas Premiership yang beberapa jam sebelumnya sempat digenggam Liverpool. "Gol pertama mengubah pertandingan. Anda bisa lihat, fans bersemangat, pemain berlari lebih kencang dan mengoper bola lebih cepat. Masuknya Paul Scholes memberikan umpan yang bagus. Kami memperlihatkan penampilan luar biasa di babak kedua," ulas Fergie. "Kami memenangi pertandingan dan kami satu gol lebih baik dari hari Rabu (menang 2-0 dari Portsmouth). Ini penting. Kami cuma tertinggal dua gol dari Liverpool sekarang. Lima gol ini membuat beda," pungkas dia.

'Chelsea Kurang Membunuh'

AFP/Glyn KirkTiga poin berhasil dikantongi Chelsea saat melakoni derby London kontra West Ham United. Namun di balik kemenangan 1-0 itu, tersembul kritik bahwa The Blues kurang punya daya membunuh. Dalam laga yang dilangsungkan di Upton Park, Sabtu (25/4/2009) malam WIB, Salomon Kalou menjadi pahlawan Chelsea dengan gol tunggalnya di menit ke-55. Raihan gemilang John Terry dkk ini juga tetap menjaga asa penghuni Stamford Bridge ini untuk bersaing dengan Manchester United dan Liverpool dalam meraih titel Liga Inggris. Menurut catatan Eurosport, Chelsea memegang penguasaan bola sebanyak 65% sedang West Ham hanya diberi 35% saja. Untuk urusan menembak ke gawang, 'Si Biru' pun unggul jauh dengan 23 shots berbanding 12 milik tim lawan. Mungkin statistik itu menjadi acuan penilaian Guus Hiddink akan lini depan Chelsea yang kurang menggigit pada pertandingan itu. Dari sekian tembakan ke gawang lawan, hanya satu yang berhasil dikonversi menjadi gol. Dominannya Chelsea dalam laga itu pun hampir ternodai andai penalti Mark Noble tak berhasil ditepis oleh Petr Cech. "Ada beberapa perubahan. Tim bermain dengan baik di babak pertama, kami mengontol permainan, kami sangat dominan. Satu hal yang saya kritik adalah penyelesaian akhir di kotak penalti," analisa Hiddink kepada situs resmi klub. "Di babak kedua kami mencetak gol tapi kami juga melakukan beberapa kesalahan di lini depan dan tengah. Itu yang menyebabkan kami diserang balik lalu mendapat sedikit masalah," sambungnya. "Sama saat kami dihukum penalti ketika mudah kehilangan bola, kami tidak mau berusaha untuk merebut bola itu kembali. Kami menyebabkan penalti itu tapi kami gembira tidak kebobolan dan ia (Cech) menyelamatkannya." Walaupun hanya menang dengan skor tipis, Hiddink tetap mensyukurinya. Baginya raihan hasil gemilang ini dapat menjadi modal penting dalam lawatannya ke Nou Camp midweek besok melawan Barcelona dalam semifinal Liga Champions. "Tidak mudah ketika kamu mempunyai pertandingan besar Selasa besok, tapi kami pun tidak boleh kehilangan poin di beberapa pertandingan liga ke depan. Itu mengapa tim ini bermain dengan ambisi," tandasnya. "Kami mempunyai laga yang sulit melawan tim terbaik di Eropa, atau mungkin di dunia. Dengan melihat kami bermain baik hari ini," tutupnya.