Tampilkan postingan dengan label Liverpool FC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liverpool FC. Tampilkan semua postingan

Senin, Mei 04, 2009

'Ayo Terus Tekan MU!'

ReutersRentang tiga angka dijaga Liverpool usai menang atas Newcastle. Untuk terus menjaga tekanan kepada Manchester United, tiga poin di tiga laga sisa pun diminta terus didulang. Berbekal kemenangan 3-0 atas The Magpies, Minggu(3/5/20009), Liverpool menghuni posisi dua klasemen dengan angka 77. Di posisi satu bercokol-lah 'Setan Merah' dengan poin 80. MU yang unggul tiga angka dan punya satu laga lebih banyak dari Liverpool di atas kertas jelas diunggulkan jadi jawara Premiership. Tapi bukan tak mungkin mereka bisa tergelincir dalam tekanan. Untuk itulah Liverpool diharapkan manajernya, Rafael Benitez, dapat senantiasa menghadirkan tekanan tersebut. Anfield Gang Benitez yakini masih bisa jadi juara, sehingga harus berjuang sampai titik darah penghabisan. "Kami tahu mereka (MU) adalah tim bagus dengan pemain hebat. Mereka harus bikin dua kesalahan, tapi kami harus siap," tegas Benitez di situs Liverpool. "Kami harus berusaha dan merengkuh tiga angka di setiap laga, dan melihat apa mereka tertekan dan bikin kesalahan. Kami harus memenangi seluruh pertandingan. Hanya itu solusi buat kami, terus menang dan bikin mereka tertekan," seru sang manajer. Bisa, Liverpool?

Liverpool Dihadang Cedera Pemain

AFP/Paul EllisDi tengah perburuan titel juara Premier League, Liverpool malah dihadang masalah cedera pemain. Dua pemain terakhir yang harus masuk ruang perawatan adalah Xabi Alonso dan Javier Mascherano. Alonso dan Mascherano didera cedera dalam pertandingan melawan Newcastle United, Minggu (3/5/2009), di Anfield. Dalam pertandingan yang dimenangi The Reds dengan skor 3-0 itu Alonso meninggalkan lapangan dengan ditandu. Gelandang berkebangsaan Spanyol itu tergeletak di lapangan usai ditekel oleh Joey Barton dengan dua kaki. Barton sendiri langsung dikartumerah wasit usai melakukan tekel tersebut. Sementara Mascherano ditarik keluar pada menit 89 dan digantikan oleh David N'Gog. Ia disebut manajer Rafael Benitez mengalami masalah dengan engkelnya. "Engkel Mascherano terkilir dan Xabi mendapatkan cedera," ujarnya seperti dilansir situs resmi Liverpool. "Dia (Alonso) menadpatkan beberapa memar, tetapi saya pikir ia akan baik-baik saja dalam beberapa hari ke depan." Satu pemain lainnya yang lebih dulu dihadang cedera adalah Fernando Torres. Striker internasional Spanyol ini tak dibawa Benitez dalam laga melawan The Magpies karena hamstring-nya bermasalah. "Fernando mengalami problem dengan hamstring-nya dan akan sangat berisiko jika memainkannya hari ini. Pada akhirnya kami memilih untuk meninggalkannya, yang mana menurut saya adalah keputusan yang tepat." "Saya pikir ia akan kembali pekan depan. Dia hampir bermain hari ini, tetapi memulai pertandingan dengannya akan sangat berbahaya," tukasnya. Perihal kebugaran pemain bisa menjadi sesuatu yang krusial untuk Liverpool yang kini tengah bersaing dengan Manchester United untuk meraih gelar juara Liga Primer musim ini. Saat ini 'Si Merah' masih berada di peringkat dua dengan ketertinggalan tiga poin dari MU. Foto: Xabi Alonso terkapar usai ditekel oleh Joey Barton.

Rafa: Harusnya Tak Cuma 3-0

BBCLiverpool tampil dominan sampai nyaris selusin kali menembakkan bola ke arah gawang Newcastle United, meski akhirnya cuma menang 3-0. Jelas Rafael Benitez merasa mereka bisa menang lebih besar. Menjamu Newcastle, Minggu (3/5/2009), Liverpool mencatatkan penguasaan bola sebesar 59 persen berbanding 41. Dari dominasi tersebut, Soccernet mencatat 'Si Merah' bikin 31 kali tembakan dengan 11 di antaranya mengarah ke gawang. Dari sejumlah shoot on goal Liverpool tersebut, beberapa memang ditahan dengan sukses oleh kiper Steve Harper. Tapi lebih dari sekali juga kandas di tiang dan mistar gawang. "Saya pikir itu adalah pertandingan bagus, tapi bisa lebih baik karena kami punya penguasaan bola dan kaya peluang," nilai Benitez di situs Liverpool. "Kami punya kans bikin lebih banyak gol. Cukuplah mengenai mistar tiga kali dalam satu laga. Tapi kami juga harus sangat positif karena menang 3-0 tanpa kebobolan," urai manajer asal Spanyol tersebut. Bisa menang dengan skor akhir nyaman sebagaimana yang ditunjukkan lawan Newcastle diakui Benitez bukan perkara mudah. Apalagi gol ketiga untuk menghabisi tim tamu juga sempat tak kunjung lahir. "Kami tahu secara mental mereka akan mendapatkan masalah jika kami unggul duluan. Itu kuncinya, tapi Anda bisa lihat saat kami memimpin 2-0 pun mereka masih terus bekerja keras bikin gol, jadi gol ketiga penting buat kami untuk menyudahi pertandingan," demikian dia.

Ganyang Newcastle, Liverpool Jaga Asa Juara

liverpool vs Newcastle (BBC)Liverpool dengan nyaman melumat Newcastle United di Anfield, Minggu (3/5/2009). Tiga gol tanpa balas disarangkan para punggawa 'Si Merah' ke gawang tim tamu yang mengakhiri laga dengan minus satu pemain. Ketiga gol untuk tuan rumah dibuat oleh Yossi Benayoun dan Dirk Kuyt di babak pertama. Beberapa menit sebelum bubaran, Lucas Leiva menggenapkan kemenangan lewat golnya. Hasil ini bikin Liverpool menjaga selisih tiga angka dengan Manchester United yang ada di puncak klasemen. Kuyt cs sekaligus memelihara asa untuk jadi juara. MU sendiri masih punya satu laga lebih banyak ketimbang rival terdekatnya tersebut. Di kubu Newcastle yang menuntaskan pertandingan dengan jumlah pemain tak lengkap usai Joey Barton dikartu merah pada menit 77, kekalahan bikin mereka masih berkutat dengan jeratan zona degradasi. Jalannya Pertandingan Kiper Steve Harper harus meregangkan tubuh pada menit 16 untuk menahan sepakan keras jarak jauh Steven Gerrard. Bola kemudian masih mampu dibuang Harper. Hanya semenit kemudian gawang Newcastle kembali diancam bahaya. Fabio Aurelio melepaskan umpan silang dari sayap kiri dan diteruskan Dirk Kuyt. Namun, sundulan kepala Kuty masih melebar. Liverpool akhirnya memimpin di menit ke-22. Kuyt mencuri bola dari lawan dan kemudian mengirimkan umpan silang menyusur tanah ke muka gawang. Yossi Benayoun leluasa meneruskan dengan lututnya untuk bikin gol. Sedikit terlihat berbau offside kendati wasit menilai posisi Benayoun sejajar. Enam menit berselang, Liverpool menambah gol. Dari sepak pojok di sisi kiri, Kuyt yang tak terkawal mampu menanduk bola ke dalam gawang. Enam menit sebelum jeda, Xabi Alonso melepaskan tembakan jarak jauh ke arah gawang Newcastle. Namun bola hanya menghantam mistar dan lantas bisa dihalau lawan. Tendangan jarak jauh kembali dibuat punggawa Liverpool, kali ini di menit ke-43 lewat Daniel Agger. Bola melingkar deras kendati Harper masih mampu melompat dan menepis. Gerrard kembali melepaskan tembakan jarak jauh pada menit 58. Lagi-lagi bidikannya masih luput dari sasaran. Bola sepakan Gerrard di menit ke-73 masih belum bisa bersarang dalam gawang dan hanya melebar. Beberapa saat sebelumnya, sepakan Xabi menemui hasil lebih baik dengan menghantam mistar gawang. Keadaan makin sulit buat tim tamu setelah harus bermain minus satu pemain sejak menit 77. Tekel Joey Barton ketika hendak merebut bola dari Xabi menuai kartu merah langsung. Pemain pengganti Lucas Leiva menambah skor menjadi 3-0 setelah meneruskan tendangan bebas Aurelio dari sayap kanan. Lolos dari jebakan offside, tandukan Lucas tak tertahan bersarang dalam gawang Harper, dengan tiga menit laga tersisa. Gerrard masih tak bisa memecah "telurnya" dalam laga ini. Sepakannya di menit-menit akhir kembali hanya membentur mistar. Susunan Pemain: Liverpool: Reina; Arbeloa, Carragher, Agger, Aurelio, Alonso (Lucas '80), Mascherano (David Ngog '89), Benayoun, Gerrard, Riera (Ryan Babel '63), Kuyt. Newcastle: Harper; Beye, Coloccini, Bassong, Duff, Smith, Butt, Martins (Michael Owen '81), Barton, Lovenkrands (Jonas Gutierrez '45), Viduka (Kevin Nolan '81).

Masalah dengan Agger Selesai

(REUTERS)Masalah yang cukup berlarut-larut di antara manajemen Liverpool dan Daniel Agger selesai. Hasilnya, bek internasional Denmark itu memperoleh kontrak baru dan berlanjut di Anfield sampai 2014. Perihal perpanjangan kontrak ini sudah diwacanakan berbulan-bulan lalu, sampai-sampai Agger kerap diisukan akang hengkang karena merasa kurang diperhatikan, atau dirinya konon diminati AC Milan. Tapi negosiasi panjang itu berakhir tanpa perceraian. Seperti tertuang dalam situs resmi klub, Agger telah menandatangani kontrak tambahan empat tahun dengan The Reds, yang membuatnya terikat di Merseyside sampai 2014. "Daniel masih muda, tapi dia bermutu tinggi dan akan menjadi pemain yang sangat penting buat kami di tahun-tahun mendatang," ujar Manajer Rafa Benitez, menyambut gembira deal yang tercapai itu. Pemain berusia 24 tahun tersebut, yang digaet Liverpool dari Brondby pada 2006, telah bermain 76 kali untuk tim elit Inggris itu dan mencetak enam gol. Ia mengikuti jejak Steven Gerrard dan Dirk Kuyt yang belum lama ini juga meneruskan komitmennya pada The Kop.

Frustasi, Gerrard Nyaris ke Chelsea

ReutersSteven Gerrard membuat pengakuan mengejutkan kalau dirinya sempat berniat meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Chelsea karena mulai frustasi tak kunjung jadi juara Premiership. "Alasan saya untuk memikirkan tawaran Chelsea ialah karena rasa frustasi bahwa kami sangat jauh dari perebutan gelar juara liga," tukasnya dalam wawancara dengan Dailly Telegraph seperti diberitakan Soccernet. Pengajuan proposal pembelian Gerrard oleh The Blues itu terjadi pada tahun 2005. Meski mengaku sempat tergoda, namun sang kapten akhirnya memutuskan menetap di Anfield. Alasannya, Gerrard merasa telah menjadi bagian tak terpisahkan dari klub berjuluk The Reds itu. "Itulah mengapa ketertarikan mereka sedikit membuat saya berpikir. Namun jika saya lihat ke belakang sekarang, saya sangat senang dengan keputusan saya untuk tetap tinggal karena saya menjadi bagian dari tim top disini yang dapat meraih kesuksesan," tegas pespakbola 28 tahun itu. Sebagai fans Liverpool Gerard sadar bahwa kesuksesan yang diraihnya di Anfield jauh terasa lebih jika dibandingkan dengan meraih sukses di klub lain. "Jangan salah, Saya mungkin telah mendapatkan lebih banyak medali di tempat lain. Namun jika saya dapat memenangi liga ditambah dengan beberapa piala yang lain di sini, hal itu terasa lebih dibandingkan dengan mendapatkan tujuh atau delapan tropi di tempat lain." "Saya dapat mencurahkannya kepada keluargaku, kepada pendukung Liverpool karena sepanjang hidup saya merupakan bagian dari mereka," pungkas dia. Gerard belum pernah sekalipun meraih gelar juara liga. Harapannya untuk meraih gelar itu musim ini pun terancam sirna, karena peluang timnya untuk mengejar Manchester United yang memuncaki klasemen semakin berat. United kini unggul enam poin dariLiverpool, sedangkan musim tinggal menyisakan empat laga.

Jumat, Mei 01, 2009

Rafa Ingin Nyaris Sempurna Lagi

AFPLiverpool masih terus mencoba mengejar peluangnya. Manajer Rafael Benitez pun mendesak skuadnya untuk mengulangi performa mereka di St James Park seperti di awal musim ini. Benitez mengenang pertemuan pertama menghadapi Newcastle yang begitu mantap, saat The Reds menang telak 5-1. Iaberharap skuadnya dapat kembali mengulangi sukses tersebut akhir pekan ini. "Saat itu kami sangat bagus. Kami mampu mengontrol, memiliki banyak peluang. Tapi kiper mereka jadi man of the match. Pertandingan yang nyaris sempurna," ungkap Benitez seperti dilansir Sky Sport. Meski demikian, situasi Newcasle saat ini mungkin berbeda dengan saat itu. Ditangani Alan Shearer dalam tiga laga terakhir, performa The Magpies masih belum juga menggembirakan. "Saat ini akan berbeda karena mereka beda manajer dan juga di situasi yang berbeda. Jelas mereka butuh kemenangan. Jadi saya pikir mereka tidak akan menunggu dan menunggu untuk hasil seri. Mereka punya kualitas pemain menyerang," ujar Benitez. Benitez pun menegaskan bahwa saat ini mereka hanya fokus untuk meraih kemenangan untuk dapat mengejar Manchester United. "Kami hanya perlu tetap melakukan tugas kami dan kami yakin dapat tetap meraih kemenangan," pungkasnya. "Jika Manchester United membuat kesalahan kami telah siap. Jadi kami harus dapat meraih tiga poin di setiap pertandingan dan melihat apa yang terjadi. Kami tidak akan menyerah hingga akhir," tukas pelatih asal Spanyol ini.

Kamis, April 30, 2009

Gerrard Siap Tampil

ReutersKabar gembira bagi kubu Liverpool. Manajer Rafael Benitez mengungkapkan bahwa Steven Gerrard kemungkinan akan dimainkan saat menghadapi Newscastle United di akhir pekan ini. Gerrard sudah kembali berlatih setelah pulih dari cedera pangkal paha usai meladeni Chelsea di perempat final Liga Champions. Tentu saja kehadiran Gerrard akan menambah kekuatan The Reds saat menghadapi Newcastle hari Minggu nanti. Liverpool masih terus mencoba untuk mendekati pimpinan klasemen Manchester United yang saat ini unggul tiga poin. Tentu saja kembalinya Gerrard disambut sukacita oleh Benitez. "Steven telah melakukannya dengan baik dan dia sudah berlatih dengan tim. Saya rasa dia akan fit dan bisa bermain untuk pertandingan hari Minggu ini," ungkap Benitez seperti dilansir Sky Sports. "Ini berita yang bagus untuk tim dan dia karena dia bisa menjadi pemain penting bagi kami di sisa kompetisi. Tapi tanpa Steven, skuad pun bermain baik dan mencetak gol. Ini sangat positif," tukasnya. Benitez juga menegaskan bahwa saat ini dia hanya fokus dalam perebutan gelar. Pelatih asal Spanyol ini menegaskan bahwa dia belum mau membicarakan pemain yang akan keluar atau masuk. "Saya jamin hari ini kami tidak berpikir untuk menjual siapa pun. Semua yang kami pikirkan adalah mengenai tugas kami dan mencoba mengejar gelar Premier League jika mungkin," pungkasnya.

Selasa, April 28, 2009

Rafa Cuci Gudang, Benayoun & Agger Dijaga

ReutersRafael Benitez kemungkinan telah siap melepas sejumlah pemainnya. Meski bukan pemain inti Yossi Benayoun dan Daniel Agger telah siap dipertahankan oleh Benitez. Menjelang akhir musim, Benitez pun telah siap melepas beberapa pemainnya. Ryan Babel, Andriy Voronin, Andrea Dossena dan Lucas dikabarkan telah siap dilepas dari Anfield. Namun, diantara beberapa pemain yang telah siap dipertahankan adalah Benayoun. Pemain asal Israel ini memang tidak masuk dalam skuad utama namun memiliki kontribusi yang besar. Dalam beberapa pekan ini Benayoun tampil mengesankan saat menggantikan Steven Gerrard dengan mencetak beberapa gol penting. Benitez pun mengaku senang dengan kontribusi pemainnya itu. "Saya pikir jika dia senang, maka dia akan baik-baik saja di sini. Yossi sekarang sering bermain dan saya yakin bahwa dia senang," ungkap Benitez seperti dilansir Sky Sports. Pelatih asal Spanyol ini siap mempertahankan Benayoun dalam skuadnya. Namun hal itu tak dilakukan terburu-buru karena dia masih terikat dua tahun lagi bersama The Reds. "Sekarang dia sering bermain dan Anda bisa melihat kualitasnya. Saya telah berbicara dengannya (soal kontrak baru) namun dia masih terikat kontrak dua tahun lagi," ujarnya. Bukan hanya Benayoun, Benitez pun siap mempertahankan Agger dan telah melakukan melakukan pembicaraan. "Saya pikir kami telah semakin dekat," ungkap manajer Liverpool ini. Sedangkan beberapa pemainn ya telah siap dilepas dari Anfield di akhir musim ini. Hal itu tentu saja untuk membuka peluang bagi The Reds memboyong pemain baru. "Setiap tahun adalah penting untuk mendapatkan pemain baru dan juga pemain yang tepat. Tahun ini juga akan tetap sama," tukas Benitez.

Senin, April 27, 2009

Kuyt Percaya Keajaiban

Dirk Kuyt (AFP)Ketika semua upaya sudah dilakukan dan harapan tampaknya bakal sulit menjadi nyata, maka asa terakhir digantungkan kepada keajaiban. Hal itulah yang membuat striker Liverpool Dirk Kuyt yakin timnya masih bisa juara Liga Primer. Saat ini Liverpool berada di peringkat kedua Liga Primer dengan poin 74 dan tertinggal tiga poin dari peringkat teratas Manchester United. The Anfield Gank memiliki sisa empat pertandingan, sementara MU lima. "Kami harus terus bertarung. Yang bisa kami lakukan hanyalah terus memenangi laga. Kami adalah tim besar dan akan berjuang hingga akhir dan menanti apa yang terjadi di penghujung kompetisi," tukas Kuyt dikutip dari Sky Sports. Kuyt menyadari bahwa meski masih mungkin, namun upaya untuk menjadi juara itu tak sekedar mengerahkan kemampuan semata. Mereka juga harus berdoa agar MU terpeleset. "Saya pikir mereka (MU) harus tersandung untuk membuat kompetisi menjadi menarik dan semakin cepat mereka kehilangan poin, maka semakin besar tekanan yang bakal menerpa mereka," tambah striker asal Belanda ini. "Saya yakin akan adanya keajaiban dalam sepakbola. Saya sudah sering menyaksikan hal-hal ajaib itu terjadi di sepak bola," tutup Kuyt.

Benitez Terus Beri MU Tekanan

ReutersLiverpool masih belum menyerah dalam persaingan gelar dengan Manchester United. Manajer Rafael Benitez menegaskan skuadnya akan terus memberi tekanan hingga laga terakhir. Liverpool akhir pekan ini sempat memimpin klasemen usai mengatasi Hull. Namun MU segera meresponnya. Setelah sempat tertinggal 0-2, mereka balik membalas dan akhirnya unggul 5-2 atas Tottenham Hotspur kemarin. Hasil tersebut sudah cukup bagi MU untuk mengembalikan kembali posisi mereka di puncak klasemen Premiership. MU pun semakin berpeluang untuk mempertahankan gelarnya mengingat mereka masih mengantongi satu laga lebih. Meski demikian, hal itu belum membuat pihak The Reds menyerah. Benitez menegaskan bahwa mereka akan tetap memanfaatkan setiap momentum yang ada di setiap pertandingan untuk melewati MU. "Kami harus tetap mempertahankan kemenangan. Sepakbola selalu sulit dan MU adalah tim yang bagus. Namun jika kami bisa terus menang, mungkin mereka akan mendapatkan tekanan," kata Benitez sepert dilansir Sky Sport. Pelatih asal Spanyol ini mengingat skuadnya untuk pantang menyerah hingga semuanya benar-benar berakhir. "Kita tak pernah tahu sepakbola itu seperti apa. Kami hanya melakukan tugas kami di sini," pungkasnya.

Minggu, April 26, 2009

Tak Ada Torres, Kuyt Pun Jadi

AFP/Paul EllisSemua orang tahu kalau Fernando Torres adalah mesin gol Liverpool. Kalau El Nino tidak kunjung mencetak gol, The Reds tak perlu khawatir karena ada Dirk Kuyt yang bisa dijadikan tumpuan untuk mendulang gol. Hal itu ditunjukkan Kuyt saat mengantar Liverpool menekuk Hull City 3-1, Sabtu (25/4/2009). Berduet dengan Torres di lini depan, Kuyt membuktikan dirinya tak kalah hebat dengan rekannya yang asal Spanyol itu dan tampil sebagai pahlawan tim dengan sumbangsih dua golnya. Raihan tiga poin itu juga menjadi modal penting bagi pasukan Anfield itu dalam menjaga persaingannya dengan Manchester United dalam perebutan gelar juara Liga Inggris musim ini. The Kop punya 74 poin saat ini, berselisih tiga dengan MU di puncak klasemen yang masih mempunyai satu laga tersisa. Yang spesial, sepasang gol dari striker Belanda itu diraihnya dalam penampilan ke-100 bersama Liverpool di ajang Liga Inggris. Semenjak hijrah dari Feyenoord tahun 2006, pemain usia 28 tahun itu telah menelurkan 25 gol selama mengenakan kostum merah-merah. Sebuah pencapaian gol yang terasa kurang menggigit bila dibandingkan semasa ia berkarir di Feyenoord, di mana dalam jumlah penampilan yang sama Kuyt mampu mendulang 71 gol. Reposisi dari striker menjadi winger bisa jadi sebab kenapa Kuyt sulit untuk mencetak banyak gol selama merumput di Liga Inggris. Namun itu semua tak mengurangi rasa bangga sang manajer Rafael Benitez kepada pengkoleksi 51 caps bersama timnas Belanda itu. Bagi Rafa, Kuyt adalah seorang pemain yang mempunyai etos kerja yang kuat dan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk Liverpool. "Semua orang yang ada di klub ini harus lah bangga karena Kuyt adalah seorang profesional fantastis yang selalu bekerja keras. Sangat bagus untuknya untuk mencetak gol di penampilan ke-100nya. Sangat positif, saya bangga kepadanya," pungkas Rafa. Jadi tunjukkan terus kerja kerasmu, Kuyt!

Sabtu, April 25, 2009

Benitez: Tiga Poin di Laga yang Sulit

Benitez (Reuters)Liverpool berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Hull City sekaligus menjaga peluangnya merebut titel Liga Inggris musim ini. Diakui Rafael Benitez tiga poin The Reds itu diraih dengan jalan yang tidak mulus. Dalam laga yang dilangsungkan di KC Stadium, Sabtu (25/4/2009) malam WIB, dua gol Dirk Kuyt dan Xabi Alonso memang hanya mampus dibalas Hull lewat kaki Geovanni. Terlebih The Tigers harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke- 58 setelah Caleb Folan diusir wasit keluar lapangan. Namun kenyataan malah sebaliknya, sejak unggul 2-0 serta mempunyai keunggulan jumlah pemain, Fernando Torres dkk malah tertekan oleh tuan rumah dan mengakibatkan Hull mampu mencetak gol balasan. Untungnya gol Kuyt di penghujung laga mampu memastikan Liverpool untuk sementara menggeser Manchester United dari puncak klasemen, dimana The Kop unggul dalam selisih gol. Fakta tersebut lah yang membuat Benitez menilai timnya mengalami kesulitan sepanjang laga terutama di babak kedua karena sang lawan menunjukkan mental pantang menyerahnya. Tapi akhirnya gaffer asal Spanyol mengaku senang karena dengan ketenangan dan kengototan yang ditunjukkan anak buahnya, mereka dapat pulang ke Anfield dengan kepala tegak. "Kami sepantasnya menang jadi saya senang. Kami mendapat tiga poin dari laga yang sulit. Menjadi sulit karena mereka bekerja keras dan selalu menekan," urai Benitez di situs resmi klub. "Selalu berbahaya (menghadapi tim yang menghindari degradasi) karena kamu tahu mereka akan bertarung sampai akhir. Kita telah membicarakan sebelumnya. Kami harus tenang dan selalu mengejar bola," lanjutnya. Dilanjutkan Rafa, faktor lapangan menjadi sebab musabab permainan Liverpool tak banyak berkembang di babak pertama dan sempat mengalami kegugupan."Kami sedikit gugup karena lapangan sangat buruk. Rumputnya panjang dan sangat sulit untuk mengoper bola. Itu berarti bahwa kamu dapat melakukan kesalahan ketika tim lain menekan." "Tapi kamu harus menerima situasi ini karena ini adalah bagian dari pertandingan, dan kami lebih baik di babak kedua. Kami sedikit gugup tapi kami menunjukkan karakter kami," pungkasnya.

Kuyt Pahlawan Liverpool

Dirk Kuyt menjadi aktor utama kemenangan Liverpool saat menghantam Hull City 3-1. Dua gol penyerang asal Belanda itu memastikan tiga akan di tengah sengitnya perlawanan lawan. Liverpool membuka skor lewat gol Xabi Alonso di menit 44 sebelum Kuyt menambahinya jadi 2-0 di menit 63. Geovanni memperkecil ketinggalan Hull jadi 2-1 sebelum Kuyt menutup skor jadi 3-1 lewat golnya di menti 89. Jalannya pertandingan Liverpool langsung menggebrak di awal laga. Di menit keenam, dari tendangan Yossi Benayoun yang diblok bek Hull, bola jatuh di kaki Fernando Torres. Namun sepakan Torres tak menemui sasaran karena melambung tinggi. Dua menit kemudian, aksi Benayoun kembali mengancam. Menggocek bola di sisi kiri, gelandang Israel itu mengakhirinya dengan tendangan lengkung ke arah gawang tetapi arahnya masih terlalu tinggi. Hull coba mencuri peluang di menit 13. Menguasai bola di luar kotak penalti, tendangan menyusur tanah dari Dean Marney melebar di sisi kanan kiper Pepe Reina. Menit 16, giliran Geovanni mengancam Liverpool. Namun tendangan pemain berkebangsaan Brasil itu juga tidak terarah dan melebar. Tim tamu memecah kebuntuan semenit sebelum babak pertama berakhir. Tendangan bebas Alonso masih bisa ditahan pagar betis pemain Hull, namun bola rebound kembali dikuasai Alonso dan dengan sepakan kerasnya, gelandang Spanyol itu mencetak gol pembuka The Reds. Liverpool belum bisa terlalu bersuka hati karena semenit kemudian gawang mereka kembali terancam. Dari sebuah tendangan bebas, tercipta kemelut di mulut gawang Reina. Bola liar disundul Geovanni tetapi arahnya masih tinggi. Memasukki babak kedua, upaya Torres di menit 54 kembali gagal menemui hasil. Bola yang diumpankan Alvaro Arbeloa disambut tendangan setengah voli dari Torres tetapi kembali arahnya melambung. Hull dipaksa harus bermain dengan 10 orang setelah Caleb Folan dikartumerah wasit di menit 58. Folan dituding menendang bek Liverpool, Martin Skrtel, di kotak penalti The Reds. Keunggulan jumlah pemain sukses dimaksimalkan Liverpool lima menit kemudian. Sundulan jarak dekat Dirk Kuyt membelokkan tendangan Skrtel berhasil menambah keunggulan tim tamu jadi 2-0. Meski kalah jumlah, Hull berhasil menggigit balik melalui gol Geovanni di menit 72. Gol berawal dari aksi Daniel Cousin di sayap kiri yang melepaskan umpan silang yang segera dicocor oleh Geovanni yang tak terjaga. Liverpool masih unggul 2-1. Di menit 78, peluang terbaik Torres gagal menghasilkan gol. Mendapat bola kiriman Kuyt dari sayap kanan, bola tandukan Torres membentur mistar gawang Boaz Myhill. Menyadari masih ada sedikit peluang untuk menghindarkan diri dari kekalahan, Hull mencoba menyerang. Tetapi usaha mereka masih belum menemui hasil meski pertahanan Liverpool beberapa kali terlihat tidak tenang menghadapinya. Di saat itulah, datang gol kedua Kuyt yang memastikan kemenangan 'Si Merah' di menit 89. Gol bermula dari tendangan Arbeloa yang bisa ditepis Myhill, dan bola muntah dengan mudah ditendang masuk gawang oleh Kuyt yang berdiri bebas. Skor 3-1 pun akhirnya menjadi kesimpulan akhir saat wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Susunan pemain Hull: Myhill; Ricketts, Zayatte, Turner, Kilbane; Fagan, Boateng (Manucho 79), Marney, Geovanni, Barmby; Folan Liverpool: Reina; Arbeloa, Carragher, Skrtel, Insua; Kuyt (Dossena 89), Alonso, Mascherano (El Zhar 85), Benayoun (Agger 87), Lucas; Torres.

Liverpool Sementara Berkuasa

Hull vs Liverpool (AFP/Paul Ellis) Liverpool untuk sementara menguasai tampuk pimpinan klasemen Liga Inggris. The Reds sukses mengatasi perlawanan sengit Hull City dan kemudian menang dengan skor 3-1. Keberhasilan menangguk tiga angka dari KC Stadium, Sabtu (25/4/2009), membuat koleksi angka Liverpool bergerak ke 74, cukup untuk menggeser Manchester United yang berpoin sama dengan 'Si Merah' unggul selisih gol. Tiga gol Liverpool kali ini diciptakan oleh Xabi Alonso dan Dirk Kuyt (dua gol). Satu-satunya gol balasan Hull dicetak oleh penyerang andalannya, Geovanni. Posisi teratas klasemen dapat diambil alih lagi oleh MU yang baru akan bertanding melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford beberapa menit lagi. Bila 'Setan Merah' menang atau setidaknya seri, mereka akan kembali ke puncak.

Benitez Bantah Dekati Tevez

Rafael Benitez (Reuters)Manajer Liverpool Rafael Benitez membantah keras kabar bahwa ia berniat memboyong Carlos Tevez ke Anfield. Benitez menyatakan saat ini dirinya belum mau berbicara soal pembelian pemain. Tevez kemarin sempat menyatakan kalau dia sudah siap menerima kenyataan harus hengkang dari Manchester United menyusul tidak jelasnya soal kontrak permanen. Padahal status pinjamannya yang akan habis di akhir musim. Mungkin sadar ada pemain dengan kemampuan besar namun tak memiliki klub dalam waktu dua bulan ke depan, Liverpool kemudian menyatakan ketertaikannya pada Tevez, demikian diberitakan Dailymail. Kabar itu dibantah oleh Benitez. "Saat ini saya pikirterlalu dini untuk berbicara tentang seorang pemain. Musim panas masih jauh," tukas Benitez dikutip dari Sky Sports, merujuk pada masa di mana bursa transfer akan dimulai. "Saat ini kami belum berbicara soal merekrut pemain karena kami fokus ke kompetisi liga," tutup Benitez. Saat ini Liverpool berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan poin 71, tertinggal tiga poin dari MU yang memuncaki klasemen.

Jumat, April 24, 2009

The Reds Bersedia Tampung Tevez

Perseteruan Sir Alex Ferguson dengan Rafael Benitez bisa makin panas dalam beberapa pekan ke depan. Liverpool dikabarkan siap menampung Carlos Tevez, yang kontraknya tak dipermanenkan Manchester United. Tevez kemarin sempat menyatakan kalau dia sudah siap menerima kenyataan harus hengkang dari Old Trafford menyusul tiadanya kontrak permanen dari kubu The Red Devils. Dengan status pinjamannya yang akan habis di akhir musim, striker Argentina itu sudah berkali-kali meminta Fergie menyodorinya deal baru karena mengaku masih cinta MU. Adalah Liverpool yang kemudian mencoba memanfaatkan kondisi tersebut. Mungkin sadar ada pemain dengan kemampuan besar namun tak memiliki klub dalam waktu dua bulan ke depan, The Reds kemudian menyatakan ketertaikannya pada Tevez, demikian diberitakan Dailymail. Tingkat kebutuhan Liverpool akan striker baru terhitung besar. Meski masih punya Fernando Torres yang sejauh ini tampil luar biasa, Rafa nyaris tak punya striker lain yang sangat bisa dia andalkan, setelah Robbie Keane gagal meyakinkannya di paruh pertama musim lalu. Kepindahan Tevez ke Anfield bisa memicu perseteruan yang lebih sengit antara Rafa dan Fergie yang belakangan ini sempat kembali memanas. Beberapa musim lalu Fergie juga memblok kepergian Gabriel Heinze ke Liverpool meski MU sudah terang-terangan menyatakan tak lagi membutuhkan pesepakbola Argentina itu. Heinze akhirnya dibeli Real Madrid dan masih menetap di Santiago Bernabeu hingga kini. Kehilangan Tevez, yang sejauh ini sudah membukukan 17 dalam 58 pertandingan, bisa menjadi pukulan buat fans "Setan Merah". Mereka sebelumnya sempat meminta Fergie memberi Tevez kontrak permanen. Yang membuat kondisi makin pelik adalah sorakan yang ditujukan pada Dimitar Berbatov saat MU memetik kemenangan 2-0 atas Portsmouth akhir pekan kemarin. Berbatov yang dianggap menjadi penyebab tersingkirnya MU dari Piala FA dianggap justru dibela oleh Fergie.