Babak perempatfinal Liga Champions baru akan digulirkan dinihari nanti. Namun, arsitek Manchester United Sir Alex Ferguson sudah memimpikan timnya melenggang ke babak final dan menantang kandidat favorit asal Spanyol, Barcelona. United merupakan salah satu dari empat wakil Inggris di babak perempatfinal Liga Champions. Tiga raksasa Premier League lainnya, Liverpool, Chelsea, dan Arsenal pun siap membawa penampilan impresif mereka di kompetisi liga lokal ke ajang paling bergengsi Benua Biru. Dinihari nanti, The Red Devils harus meladeni perlawanan wakil Portugal FC Porto pada leg pertama yang dilangsungkan di Old Trafford. Masih terlalu dini memang membicarakan partai puncak yang bakal mengambil tempat di Roma. Kendati demikian, Fergie secara jujur mengutarakan jika dirinya sangat ingin berhadapan dengan El Barca pada laga tersebut. "Semoga kami bisa lolos dan bertemu Barcelona di babak final. Bayangkan, betapa hebatnya pertandingan itu," ujar Fergie sebagaimana dikutip The Sun, Selasa (7/4/2009). "Saya harus mengatakan, saya senang kami bisa terhindar dari Barcelona. Tim asal Spanyol itu merepresentasikan ancaman terbesar dalam kompetisi ini," imbuhya. "Mereka memang sempat tampil kurang mengesankan beberapa pekan lalu, tapi mereka berhasil bangkit dan menunjukkan penampilan hebat di saat yang tepat. Barca adalah salah satu kandidat favorit memenangkan gelar juara Liga Champions," puji pelatih 67 tahun tersebut. Jika United berhasil menyingkirkan Porto dari Liga Champions, maka pasukan Rio Ferdinand dkk harus bersiap menghadapi pemenang dari laga Arsenal kontra Villarreal di babak semifinal. Sementara, jika Barca sukses membekuk Bayern Munich pada leg pertama melawan Bayern Munich, maka Messi dkk bakal berhadapan dengan pemenang laga Liverpool kontra Chelsea.
Kamis, April 16, 2009
Daftar Top Skorer Liga Champions
Mancini: Barca Akan Jadi Jawara Eropa
Lampard: Tanpa Cole, Messi Menakutkan
Upaya Chelsea melaju ke final Liga Champions musim ini mengalami ganjalan berat. Bukan sekadar menghadapi Barcelona di laga semifinal, namun The Blues tidak diperkuat bek kiri Ashley Cole. Menurut gelandang emas Chelsea Frank Lampard, absennya Cole menjadi petaka besar bagi lini belajang tim. Pasalnya, The Blues akan kesulitas menjaga pergerakan gelandang serang El Barca Lionel Messi. Idealnya, Cole yang akan menjaga Messi selama pertandingan. Cole dilarang tampil karena akumulasi kartu kuning. Tentunya, kepiawaian Messi dan striker Barcelona lainnya sangat mengancam gawang Chelsea yang dikawal Petr Cech. "Kehilangan Cole merupakan malapetaka besar. Dia benar-benar tampil gemilang musim ini. Sementara, Messi adalah pemain terbaik di dunia dan beroperasi di sayap kanan. Bila Anda ingin bertarung dengan Messi, tentu harus menjadi Cole," kata Lampard seperti dilansir reuters, Kamis (16/5/2009). "Sayangnya ia mendapat kartu kuning, tapi kami harus mencoba dan tetap bersama-sama. Tujuannya agar menemukan seseorang dan melakukan pekerjaan yang baik untuk menjaga pergerakan Messi," imbuh pemain Timnas Inggris ini. Chelsea dan Barcelona sudah bertemu dalam delapan laga Liga Champions. Sejauh ini, rekor kedua klub imbang karena sama-sam membukukan tiga kemenangan dan dua laga lainnya berakhir seri.
Lampard Lebih Favoritkan Barcelona
Gelandang Chelsea Frank Lampard mencoba merendah kepada pihak Barcelona calon lawan mereka di semifinal Liga Champions 2008/2009. Dia mengatakan bahawa Barca lebih di favoritkan. Terus terang Super Lamp mengaku kalau kapasitas timnya yang ada saat ini belum bisa menyamai Barca dari segi manapun. Perkataannya itu bercermin dari hasil 4-4 yang diraih timnya saat menghadapi Liverpool di leg kedua babak perempatfinal beberapa hari lalu. "Kami harus berkaca pada kesalahan saat melawan Liverpool di mana kami kebobolan begitu banyak. Kami harus lebih memperkuat lini tengah dan belakang," ungkap Lampard. "Jika ingin melewati Barca, maka kami harus bermain lebih daripada saat melawan Liverpool di leg pertama," tandasnya seperti disitat SkySport, Kamis (16/4/2009). Lampard secara personal menjadikan anak-anak asuhan Pep Guardiola sebagi tim favoritnya untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Tapi, sayang dia juga melemparkan ancaman serius kepada Barca. "Barca adalah favorit saya. Tapi patut diingat, menjadi favorit, bukan berarti bisa begitu saja melaju," sambung pemain yang sempat dikabarkan akan segera hijrah ke Inter Milan itu.
Deco: Mustahil Hentikan Messi
Sebagai mantan punggawa Barcelona, wajar saja gelandang Chelsea Andreas Deco tahu benar seluk-beluk permainan Blaugrana, terutama mengenai pemain andalan mereka Lionel Messi. Jauh-jauh hari sebelum keduanya kembali bertemu di babak semifinal Liga Champions 2008/2009, Deco sudah memberi peringatan kepada The Blues tetang Messi. Menurutnya sangat mustahil bisa menghentikan pemain asal Argentina itu. "Messi, saya kenal dia dengan baik. Dia adalah pemain sekaligus sahabat yang luar biasa," ungkap Deco seperti disitat Sport, Kamis (16/4/2009). "Untuk saat ini, mustahil ada pemain yang bisa menghentikan dia. Dia sungguh mengagumkan, kita hanya bisa menunggu siapakah orang yang nantinya bisa membuat Messi tidak berdaya," sambung mantan pemain FC Porto itu. Khusus buat tim Barca sendiri, Deco mengaku cukup gembira bisa bertemu mereka. Baginya, tidak ada pilihan lain, kerena lambat laun dia pasti akan berhadapan dengan mantan klubnya itu lagi. "Barca adalah lawan yang kami hindari di babak-babak awal. Namun, jika sudah sejauh ini, kami tidak punya banyak pilihan. Lagipula lambat laun kami juga akan mengahdapi mereka," pungkasnya lagi.
Barcelona Waspadai Kekuatan Chelsea
Ribery ingin ke Barcelona musim depan
Gelandang Bayern Munich asal Perancis, Franck Ribery, kabarnya ingin sekali bergabung dengan Barcelona musim depan. Hal itu diungkapkan oleh rekan seklubnya yang juga kapten Bayern, Mark van Bommel. "Franck ingin bermain untuk Barcelona," ungkap Van Bommel dalam wawancara dengan radio RAC-1, Senin (13/4) kemarin. "Saya kira, Barcelona akan sangat beruntung jika bisa membeli dia. Tak hanya cepat beradaptasi, dia juga pemain terbaik di Jerman, baik dari segi skill maupun tenaga," tambah Van Bommel yang pernah memperkuat Barcelona pada musim 2005-06 lalu. Pernyataan Van Bommel terungkap hanya dua hari menjelang pertanding perempatfinal Liga Champions leg kedua antara Bayern Munich dengan Barcelona yang berlangsung Rabu (15/4) dinihari nanti. Barcelona menang telak 4-0 pada leg pertama pekan lalu di Nou Camp, dan seusai pertandingan waktu itu, presiden Barcelona, Joan Laporta, secara khusus memuji penampilan Ribery. "Kita lihat, dia pemain yang sangat cepat dan berbahaya," kata Laporta. "Kami telah berbicara (dengan manajer-manajer Barcelona) tentang semua pemain bagus, dan Bayern tahu apa yang kami dan mereka inginkan." Bayern beberapa waktu lalu pernah menyatakan tak ingin menjual Ribery. Namun, kemungkinan mereka berubah pikiran jika ada tawaran menggiurkan dari Barcelona.
Barcelona Paling Greng
Anak Bawang vs Mantan Juara
Tak Ada All English Final
Lagi, Barca Dikeroyok Inggris
Klub-klub Inggris kembali menunjukkan dominasinya di kancah Eropa. Di musim ini, untuk kedua kalinya berturut-turut Barcelona akan dikeroyok tiga tim Inggris di babak semifinal. Manchester United dan Arsenal menjadi dua tim terakhir yang berhak atas tiket babak empat besar, setelah mengalahkan lawan-lawannya di hari terakhir babak perempatfinal, Kamis (16/4/2009) dinihari WIB. MU yang berstatus juara bertahan menang 1-0 atas tuan rumah FC Porto, yang membuat mereka unggul 3-2 secara agregat. Adapun Arsenal menundukkan Villarreal 3-0 di London dan lolos dengan skor keseluruhan 4-1. Dua tim yang lebih dulu masuk semifinal adalah Chelsea dan Barcelona. Chelsea menghempaskan rival Inggrisnya, Liverpool, dengan total skor 7-5. Adapun Barca, yang bertemu Bayern Munich di babak perempatfinal, dominan dengan kemenangan 5-1. Dengan demikian Barca menyempil di antara tiga klub Inggris di babak empat besar, sama seperti musim lalu. Ketika itu Lionel Messi dkk sama level dengan MU, Chelsea, dan Liverpool. Adalah MU yang menaklukkan mereka di semifinal dengan skor akhir 1-0. MU kemudian tampil sebagai juara. Kembali ke dominasi Inggris, ini merupakan kali ketiga berturut-turut tiga wakil dari negeri penemu sepakbola moderen itu masuk semifinal. Sama seperti musim lalu, trio MU-Chelsea-Liverpool juga dominan di tahun 2006. Hanya saja, tidak satu pun dari mereka yang juara. Pemenangnya adalah AC Milan. Di final, klub Italia itu menang 2-1 atas The Reds.
Jadwal semifinal musim ini:
Barcelona vs Chelsea
Leg I 28 April, leg II 6 Mei
Manchester United v Arsenal
Leg I 29 April, leg II 5 Mei.
Asa Juara di Semifinal ke-10 Barca
Kemenangan atas Bayern Munich mengantar Barcelona masuk semifinal untuk kesepuluh kali sepanjang sejarah klub tersebut. Meski tak punya rekor bagus di babak empat besar, musim ini Barca punya harapan besar jadi juara.
Penampilan meyakinkan atas Bayern Munich jelas jadi salah satu modal Barcelona untuk menyudahi musim ini sebagai pemegang tahta Eropa. Tapi bekal mereka tentu saja tak hanya terbatas itu saja karena Lionel Messi cs memang punya banyak potensi untuk bisa mewujudukan hal tersebut.
Dari statistik peserta Liga Champions milik UEFA, Barca saat ini tercatat sebagai klub dengan koefisien pertandingan terbaik dan masih berada di posisi teratas secara keseluruhan. Dengan total 29 gol yang sudah dilesakkan ke gawang lawan sejak fase grup, El Barca juga tercatat sebagai klub paling produktif dengan rata-rata gol 2,9 per pertandingan.
"Itu adalah pertandingan untuk membuktikan kalau kami sangat ambisius dan kami sudah mengembil langkah maju ke arah itu gelar (juara)," ungkap Andres Iniesta usai kemenangan atas Bayern di leg kedua perempatfinal Liga CDhampions seperti diberitakan AS.
Tapi perjalanan Barcelona di babak semifinal tidaklah selalu mulus karena sepanjang mengikuti turnamen antarklub paling bergengsi tersebut, klub Catalan terebut baru 10 kali masuk babak empat besar dan cuma bisa lolos ke final di lima kesempatan.
Barca sempat memetik kemenangan atas AC Milan, FC Porto, Gothenburg dan Hamburg SV, sementara kekalahan yang mereka derita adalah atas Manchester United, Real Madrid (dua kali), Valencia dan Leeds United. Sebagai catatan, terakhir kali Barcelona menjadi juara Eropa adalah pada tahun 2006 di mana pada babak semifinal mereka menang 1-0 atas Rossoneri, dan dilanjutkan dengan kenenangan 2-1 atas Arsenal di final.
"Saya di sini hanya untuk mengucapkan selamat pada para pemain...Dengan dukungan yang masih sama dari fans, kita semua berharap tim ini bisa bermain sampai final dan meraih kembali apa yang kami menangi di 2006," ungkap presiden Juan Laporta.
Terakhir
Esok aku ada ujian terakhir, namun walaupun ini UTS yang terakhir tapi ini ada dua mata kuliah yakni Teknik Penulisan dan Komputer. Aku berharap semoga pada semua mata kuliah aku bisa mendapatkan nilai sesuai dengan apa yang aku lakukan selama ini. Singkat kata moga2 nilai yang akan aku dapatkan nanti sebnding lurus dengan apa yang aku lakukan selama ini, gitu Choyy....
Langganan:
Komentar (Atom)
