Tampilkan postingan dengan label Coppa Italia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coppa Italia. Tampilkan semua postingan

Jumat, April 24, 2009

Mourinho Salahkan Wasit

AFP/Damien Meyer Kemenangan tipis atas Sampdoria tak cukup untuk membawa Inter Milan melangkah ke final Coppa Italia. Jose Mourinho menuding wasit sebagai sebagai kambing hitam kegagalan timnya. Tersingkirnya Inter bukan merupakan kejutan menggingat pada leg pertama di kandang Sampdoria, Nerazzuri kebobolan tiga gol tanpa balas. Alhasil, kemenangan 1-0 di leg kedua membuat Sampdoria unggul agregat 3-1. Sejak awal, Mourinho tahu bahwa lolos ke final menjadi misi yang nyaris mustahil untuk Inter. Namun tetap saja pelatih Inter itu berkilah bahwa terdapat sejumlah keadaan yang tidak mendukung timnya. "Kami mencoba untuk membalikkan hasil pada hari ini dan kami memang layak untuk memenanginya. Itu adalah pertandingan di mana satu tim mencoba meraih kemenangan dan tim yang lain mencoba untuk tidak kemasukan tiga gol," tutur Mourinho di situs resmi klub. "Sampdoria tidak bermain fair play, dengan wasit di pihak mereka. Namun mereka bisa ke final. Saya tidak mengucapkan semoga beruntung bagi mereka. Namun saya harap mereka dapat memainkan final yang bagus. Pada akhirnya, saya tetap bangga dengan para pemain saya," tukasnya sinis. Mourinho mengecam kinerja Daniela Orsato, wasit yang memimpin laga itu. Orsato menepis sebuah klaim penalti dari Marco Materazzi dan di akhir laga mengusir Materazzi karena memprotesnya. "Saya tidak merujuk secara khusus tentang penalti pada Materazzi, namun secara umum sikapnya selau memusuhi dengan salah satu tim dan menguntungkan lainnya," sergah Mourinho. Dengan tersisihnya Inter, maka Javier Zanetti dkk tinggal menggantungkan harapan di Seri A. Peluang La Beneamata untuk jadi juara sangat terbuka karena mereka memimpin klasemen dengan unggul 10 angka dari tim peringkat dua dan tiga. "Sekarang saya hanya ingin membawa scudetto ke San Siro karena tim dan pendukung berhak mendapatkannya," tutupnya.

Kalah, Sampdoria Tetap ke Final

AFP/Damien Meyer Langkah Sampdoria ke final Coppa Italia tak terhentikan. Meski kalah 0-1 dari Inter Milan di semifinal kedua, keunggulan agregat membuat Il Samp menggengam tiket partai puncak. Berbekal keunggulan mutlak 3-0 dari laga leg pertama, Sampdoria tampil percaya diri saat melakoni pertarungan kedua di Giuseppe Meazza, Jumat (24/4/2009) dinihari WIB. Wajib mencetak empat gol untuk bisa ke final, Jose Mourinho menerjunkan seluruh pemain terbaik Inter. Sejak peluit awal dibunyikan wasit, Nerazzurri sudah berupaya mengambil alih kendali permainan. Namun Inter dikejutkan serangan Sampdoria di menit ke-8. Paolo Sammarco lolos ke kotak penalti Inter dan berhadapan dengan kiper Julio Cesar. Inter beruntung karena Cesar masih mampu menepis sepakan Sammarco dengan kakinya. Inter membuka asa untuk mengejar saat mencetak gol pembuka di menit 27. Bola lambung diteruskan Julio Cruz dengan kepalanya kepada Zlatan Ibrahimovic. Tendangan keras Ibra sukses merobek jala Luca Castellazzi dan membawa Iner unggul 1-0. Dua menit berselang, sebuah peluang dipetik Davide Santon. Bek muda Inter itu melepaskan tendangan deras dari sayap kanan yang harus ditepis Castellazzi untuk mengamankan gawangnya. Menit 36, Inter tinggal berjarak beberapa inci dari gol kedua. Lob yang dilepaskan Ibrahimovic dari jarak jauh sukses menaklukkan Castellazzi tetapi tidak dengan tiang. Bola melabrak tiang kiri dan berhasil disapu bek Sampdoria. Di menit terakhir babak pertama, kombinasi Ibrahimovic dengan Cruz nyaris menggandakan keunggulan Inter. Umpan silang Ibra disambut dengan sundulan oleh Cruz tetapi arahnya masih tipis menyamping. Sampdoria bermain sedikit lebih tenang di babak kedua. Pasukan asuhan Walter Mazzari itu mulai lepas dari tekanan bertubi-tubi Inter dan beberapa kali mengintip peluang melalui serangan balik. Sebuah serangan sporadis Sampdoria di menit 63 nyaris saja membuat gawang Inter jebol. Aksi individu Antonio Cassano diakhiri dengan tendangan yang bisa ditahan Cesar, bola muntah disepak Cassano lagi, melewati kolong kaki Cesar dan disapu bersih bek Inter. Menit 74, Sampdoria kembali memperoleh peluang. Dari sebuah kemelut, bola jatuh ke kaki Giampaolo Pazzini sedikit di dalam kotak penalti Inter. Tendangan Pazzini gagal jadi gol karena disapu Maxwell tepat di garis gawang. Ketika waktu pertandingan semakin menipis, Inter masih terus mencoba mencetak gol. Menit 86, tendangan Nicolas Burdisso menyambar satu tendangan sudut bisa diamankan oleh Castellazzi. Di masa injury time, Inter kehilangan Marco Materazzi yang dikartumerah wasit. Upaya Inter terus menemui jalan buntu dan hingga laga berakhir kemenangan 1-0 mereka tetap tidak berubah. Meski kalah, Sampdoria tetap berhak atas satu tiket final dengan keunggulan 3-1 di agregat. Di partai puncak yang bakal dihelat pada 13 Mei mendatang, Il Samp bakal meladeni Lazio yang kemarin menyisihkan Juventus. Susunan pemain Inter: Julio Cesar; Cordoba (Chivu 46), Materazzi, Burdisso; Santon, Zanetti, Vieira (Cambiasso 54), Maxwell; Ibrahimovic, Cruz (Crespo 54), Balotelli Sampdoria: Castellazzi; Accardi, Lucchini, Campagnaro, Pieri, Raggi (Stankevicius 66); Palombo, Franceschini, Sammarco; Pazzini (Padalino 90), Cassano (Delvecchio 78).